Pabrik Scania Zwolle Instal Atap Panel Surya Terbesar di Belanda

Advertisement

Pabrik Scania Zwolle Instal Atap Panel Surya Terbesar di Belanda – Unit produksi Zwolle sekarang mendapatkan atap bertenaga surya yang setara dengan ukuran hampir delapan lapangan sepak bola, sehingga membawanya mendekati tujuan karbon netral di tahun 2020.

Scania telah mengambil langkah penting terakhir dalam peralihannya untuk menggunakan energi terbarukan secara eksklusif dalam kegiatan produksi kendaraannya.

Unit produksi perusahaan di Zwolle, Overijssel akan memasang atap surya terbesar di Belanda. Atap Solar cell ini akan mempunyai 22.000 solar panel dengan total kapasitas energi 6 Megawatt.

Ini merupakan komitmen Scania untuk mengurangi jejak karbonnya dan diseluruh organisasi yang sekarang mengambil inisiatif serupa dengan yang ada di Zwolle ini untuk meningkatkan efisiensi energi.

Atapnya hanyalah salah satu dari beberapa inisiatif yang dilakukan oleh Scania di Zwolle supaya unit produksi mencapai netralitas karbon pada tahun 2020. Salah satu contohnya adalah tenaga angin. Pada bulan september 2016 yang lalu, Scania Nederland memulai kolaborasinya dengan inisiatif ‘Blauwvinger Energie’ dan Windesheim College untuk membangun tiga turbin angin di kanal Zwolle-IJssel, dua diantaranya akan dibangun dua turbin angin di area pabrik Scania. Turbin pada proyek ini berkapasitas 2 – 3 megawatt pada masing-masing turbin, sedangkan tinggi hub dan diameter rotor turbin adalah 100 meter.

Atap surya tersebut telah disambut oleh otoritas setempat. Dalam mencapai target 2020, Zwolle akan menjadi pabrik produksi Scania pertama di dunia yang menjadi netral energi, namun perusahaan secara keseluruhan berkomitmen untuk mengurangi jejak lingkungannya sepanjang proses produksi. Scania adalah perusahaan yang memiliki tanda UN Global Compact, sekarang telah dilengkapi oleh Agenda 2030 dan tujuan keberlanjutan.

Advertisement
Tags:

ARTIKEL TRUK & BUS LAINNYA

No Response

Leave a reply "Pabrik Scania Zwolle Instal Atap Panel Surya Terbesar di Belanda"